Sunday, September 30, 2007

1st October

"Silence is the speech of the spiritual seeker."

"Keheningan adalah bahasa/tutur-kata bagi seorang aspiran spiritual."

"Separation from God is the cause of man's wallowing in sensous pleasure."

"Sebagai akibat terpisahnya manusia dari Tuhan; maka itulah sebabnya, manusia sekarang bergelimang dalam kubangan kenikmatan sensual."

Thursday, September 27, 2007

30th September 2007




"Let the wave of memory,
The storm of desire,
the fire of emotion,
pass through without affecting your equanimity."

"Biarkanlah gelombang memori, amukan topan keinginan, bara api emosi melalui dirimu; namun pastikanlah keseimbangan batinmu tidak terpengaruh."

29th September

"God of death does not give notice of his arrival to take hold of you. He is not like the photographer who says, "I am clicking, are you ready?"

"Dewa Kematian (Yama) tidak akan memberitahukan jadwal kehadirannya untuk merenggut nyawamu. Ia tidaklah seperti para juru kamera yang akan mengatakan, "Saya akan menjepret, apakah sudah siap?"

"Realise that true happiness consists in union with God."

"Sadarilah bahwa persatuan (union) dengan Tuhan merupakan kebahagiaan sejati."

28th September

"When the people become Good, the world will become Good."

"Apabila setiap orang menjadi baik, maka dunia inipun akan menjadi baik pula."

"In rendering service, see that you do it for the satisfaction of your conscience and not to impress others."

"Dalam memberikan pelayanan, pastikanlah bahwa engkau melakukannya demi untuk kepuasan hati nuranimu dan bukannya untuk membuat orang lain menjadi terkesan kepadamu."

Wednesday, September 26, 2007

27th September

"Jesus said: First - He is a messenger of God, Second - He is the Son of God, Third - He and His Father are one."

"Yesus berkata: Pertama - Dia adalah messiah, Kedua - Dia adalah putra Bapa, Ketiga - Dia dan Bapa adalah satu adanya."

"If nation has to prosper, improvement must start with the parents."

"Jikalau suatu bangsa mau maju, maka pembaharuan haruslah dimulai dari para orang-tua."

Tuesday, September 25, 2007

26th September

"Instead of making the senses which are at best very poor guides and informants his servants, man has made them his masters."

"Alih-alih mendaya-gunakan panca indera - yang terkenal sebagai penuntun dan informan yang tidak dapat diandalkan - sebagai pelayannya; manusia malah justru sebaliknya telah menyalah-gunakannya sebagai tuan bagi dirinya."


"True devotion means elimination of all the animal tendencies in man."

"Bhakti sejati diartikan sebagai upaya untuk mengeliminasikan kecenderungan-kecenderungan rendah yang ada di dalam diri manusia."

Monday, September 24, 2007

25th September

"The mind fixed in the awareness of the One is like a rock, unaffected by doubt, stable & secure."

"Batin yang senantiasa aware (sadar atau terfokus) kepada-Nya adalah ibarat seperti batu karang yang kokoh, tidak terpengaruh oleh keragu-raguan, stabil dan aman."

"The purpose of meditation is to recognise one's unity with God."

"Maksud & tujuan melakukan meditasi adalah untuk menyadari persatuan (unity) antara diri kita dengan Tuhan."

Sunday, September 23, 2007

24th September

"However high a bird may soar, it has sooner or later to perch on a tree top, to enjoy quiet."

"Seberapapun tingginya seekor burung terbang; cepat atau lambat, ia harus berhenti & hinggap di atas pohon, guna menikmati ketenangan."

"Pomp and pride have to be given up to experience the Divine."

"Sikap pamer (penonjolan diri) dan kesombongan haruslah ditinggalkan agar dapat mencapai Divinity (ke-Tuhan-an)."

Friday, September 21, 2007

23rd September

"Whatever is to our advantage will appear right to us; we do not usually look upon a matter from the other fellow's standpoint."

"Biasanya kita cenderung membenarkan sesuatu yang menguntungkan bagi diri kita sendiri; jarang sekali kita mencoba untuk melihat suatu keadaan dari perspektif orang lain."

22nd September

"The Food that one eats has to be pure, free from the subtle evils radiated by the persons who collect the materials, who cook the dishes and who serve them."

"Makanan yang engkau konsumsi haruslah diupayakan semurni mungkin, yaitu terbebas dari atmosfir negativitas yang dipancarkan oleh orang yang mempersiapkan bahan bakunya, yang memasaknya serta yang menyajikannya."

"The man who is able to get rid of attachment and hatred, egoism and acquisitiveness, will recognise his Sath-Chith-Ananda (divine) nature."


"Apabila engkau sanggup menyingkirkan kemelekatan, kebencian, egoisme dan keserakahanmu, maka niscaya engkau akan mengenali jati dirimu yang sebenarnya, yang tiada lain adalah Sath-Chith-Ananda (kebenaran - keindahan/kebajikan - bliss/kebahagiaan tertinggi)."

Thursday, September 20, 2007

21st September

"Limiting birth by artificial means is an absurdly wrong step. The consequences of this act is irresponsible fatherhood or frustrated motherhood."

"Praktek keluarga berencana dengan bantuan alat-alat artifisial adalah merupakan tindakan yang tidak tepat. Konsekuensinya adalah menghasilkan sikap (pria) yang tidak bertanggung-jawab ataupun ibu yang frustasi."

"It is purity of mind that helps to sublimate mankind, direct it towards God and enables it to manifest the inherent divinity in man."

"Batin yang murni akan membantu mengangkat harkat & martabat umat manusia. Oleh sebab itu, arahkanlah batinmu kepada Tuhan dan manfaatkanlah agar engkau dapat memanifestasikan sifat-sifat divinity yang latent ada di dalam dirimu."

Wednesday, September 19, 2007

September 20th

"The lights have to be switched on in the heart of man, rather than in the house where the image of the Lord is installed and worshipped."

"Daripada hanya sekedar menyalakan lentera di dalam rumah dimana terdapat gambar/rupang Tuhan yang disembahyangi, maka adalah lebih baik apabila lentera tersebut dinyalakan di dalam hati manusia."


"The acting in unison of the body, the mind and the tongue is Dharma"

"Sinkronisasi antara badan (perbuatan), batin (pikiran) dan lidah (ucapan) adalah Dharma."

Tuesday, September 18, 2007

September 19th

"The purpose of living is to achieve the 'living in God.'

"Maksud dan tujuan hidup adalah untuk mencapai kondisi atau keadaan dimana kita dapat merealisasikan kehidupan dalam ke-Tuhan-an."


"There is no greater happiness than that derived from santhrupti (contentment)."

"Tiada kebahagiaan yang lebih tinggi daripada kebahagiaan yang diperoleh dari santhrupti (rasa puas-diri atas apa yang sudah dimiliki)."